Skip to Content
Loading
Prodi Teknik Industri UYP
Prodi Teknik Industri UYP
Online
Halo, Salam Multikultural 👋
Ada yang bisa kami bantu?

Perkuat Standar Kurikulum Internasional, Prodi Teknik Industri Ikuti Workshop Kurikulum OBE dan Learning Outcome

Foto 1 Foto 2

Pasuruan, 11 Mei 2026 – Dalam upaya memperkuat daya saing lulusan di tingkat global, Universitas Yudharta Pasuruan menyelenggarakan Workshop Pendampingan Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) dan Penyusunan Learning Outcome (LO) pada Senin, 11 Mei 2026 di Hall Meeting Gedung BTI Lantai 1 Universitas Yudharta Pasuruan mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini menjadi langkah strategis universitas dalam mendorong transformasi kurikulum menuju standar pendidikan tinggi internasional dan penguatan budaya mutu akademik berbasis capaian pembelajaran.

Workshop menghadirkan narasumber utama, Prof. Dr. Syamsul Arifin, M.T. dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember, yang dikenal sebagai akademisi dan pakar pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE). Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pendampingan intensif terkait penyusunan Learning Outcome (LO), pengembangan CPL dan CPMK, serta strategi implementasi kurikulum yang selaras dengan kebutuhan industri global, Berdampak, dan standar akreditasi internasional.

Kegiatan ini memiliki makna penting bagi Program Studi Teknik Industri Universitas Yudharta Pasuruan yang mengusung visi keilmuan “Produktivitas Berkelanjutan”. Melalui pendekatan OBE, kurikulum Teknik Industri diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam aspek teknis dan manajerial industri, tetapi juga mampu menghadirkan solusi produktivitas yang inovatif, efisien, berorientasi Produktivitas berkelanjutan (sustainable productivity).

Pendekatan OBE sendiri merupakan sistem pendidikan yang telah menjadi standar internasional dalam pengembangan kurikulum perguruan tinggi, khususnya untuk mendukung akreditasi nasional maupun internasional. Dalam konteks Teknik Industri, implementasi OBE menjadi fondasi penting untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi terukur sesuai kebutuhan dunia kerja, revolusi industri, digitalisasi, dan tantangan Industry 5.0.

Dalam pemaparannya, Prof. Syamsul Arifin menekankan bahwa perguruan tinggi harus mulai bertransformasi dari pendekatan pembelajaran berbasis materi menuju pendekatan berbasis capaian (learning outcomes). Menurut beliau, keberhasilan program studi saat ini tidak hanya diukur dari proses pembelajaran, tetapi dari kemampuan lulusan dalam menunjukkan kompetensi nyata di dunia industri dan masyarakat global.

“OBE menjadi kunci penting dalam membangun sistem pendidikan yang kompatibel dengan standar internasional. Learning Outcome harus dirancang secara terukur, relevan dengan kebutuhan industri, serta mampu menunjukkan identitas dan keunggulan program studi,” jelas Prof. Syamsul Arifin.

Bagi Program Studi Teknik Industri, implementasi kurikulum OBE juga menjadi bagian dari penguatan persiapan menuju pengakuan dan akreditasi internasional. Penyusunan CPL dan CPMK diarahkan agar selaras dengan kebutuhan stakeholder industri, perkembangan teknologi manufaktur dan digital, penguatan problem solving, critical thinking, data analytics, hingga kemampuan sustainability engineering dan green productivity.

Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan visi Universitas Yudharta Pasuruan dalam mengembangkan pendidikan tinggi unggul berbasis nilai-nilai pesantren, keilmuan, teknologi, dan kearifan lokal. Integrasi nilai religiusitas, profesionalisme, inovasi, dan keberlanjutan menjadi ciri khas pengembangan kurikulum di lingkungan Universitas Yudharta Pasuruan.

Workshop berlangsung secara aktif dan interaktif dengan diikuti oleh pimpinan fakultas, ketua program studi, dosen, serta tim pengembang kurikulum. Selain sesi materi, peserta juga melakukan praktik langsung penyusunan Learning Outcome, pemetaan mata kuliah berbasis OBE, hingga evaluasi kesesuaian kurikulum terhadap indikator mutu dan akreditasi internasional.

Melalui kegiatan ini, Universitas Yudharta Pasuruan berharap seluruh program studi, khususnya Teknik Industri, mampu membangun kurikulum yang adaptif, berorientasi global, serta menghasilkan lulusan yang profesional, kompetitif, dan mampu menjadi agen perubahan dalam mewujudkan produktivitas industri yang berkelanjutan.

Berbagi

Postingan Terkait

Konfirmasi Penutupan

Apakah anda yakin ingin menutup pemutaran video ini?