- Diposting oleh : Teknik Industri Yudharta
- pada tanggal : Juli 18, 2026
Thailand, 19 Juli 2026 – Mahasiswa Program Studi Teknik Industri Universitas Yudharta Pasuruan (UYP) kembali menunjukkan peran aktifnya dalam membangun suasana akademik yang kolaboratif, religius, dan berwawasan internasional melalui kegiatan KKN Internasional 2026 di Thailand. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah “Painting the Beauty of Qur’an”, bertempat di Tadika School Al-Hidayah Waqaf, Thailand26.
Kegiatan Painting the Beauty of Qur’an menjadi ruang pembelajaran kreatif yang memadukan nilai keislaman, seni, kreativitas, pendidikan, dan interaksi lintas budaya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa Teknik Industri UYP berinteraksi secara langsung dengan peserta didik di Tadika School Al-Hidayah Waqaf dalam aktivitas kreatif yang mengangkat keindahan nilai-nilai Al-Qur’an.
Tidak hanya menjadi kegiatan pengabdian kepada masyarakat, program ini juga menghadirkan suasana akademik di luar kelas (learning beyond the classroom). Mahasiswa memperoleh pengalaman nyata dalam merancang kegiatan, berkomunikasi dengan masyarakat internasional, bekerja dalam tim, melakukan adaptasi terhadap lingkungan baru, serta membangun hubungan sosial dengan masyarakat yang memiliki latar belakang budaya berbeda.
Implementasi Produktivitas Berkelanjutan Berbasis Religius Pluralistik
Kegiatan tersebut selaras dengan visi keilmuan Program Studi Teknik Industri Universitas Yudharta Pasuruan, yaitu “Produktivitas Berkelanjutan Berbasis Religius Pluralistik.”
Produktivitas dalam konteks Teknik Industri tidak semata-mata dipahami sebagai peningkatan output dan efisiensi proses, tetapi juga bagaimana sumber daya manusia mampu menghasilkan nilai tambah (value creation) yang berkelanjutan bagi masyarakat. Melalui Painting the Beauty of Qur’an, mahasiswa belajar mengoptimalkan kreativitas, kemampuan komunikasi, kerja sama, dan pengelolaan kegiatan untuk menghasilkan manfaat pendidikan dan sosial.
Aspek religius pluralistik diwujudkan melalui penguatan nilai-nilai Al-Qur’an yang dilaksanakan dalam ruang perjumpaan lintas budaya Indonesia–Thailand. Mahasiswa tidak hanya membawa nilai religius sebagai identitas, tetapi juga belajar menghargai keberagaman budaya, tradisi, cara berkomunikasi, serta karakter masyarakat setempat.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa pendidikan Teknik Industri memiliki cakupan yang luas. Seorang calon industrial engineer tidak cukup hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga perlu memiliki kreativitas, kemampuan pemecahan masalah, komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, kemampuan adaptasi, dan kompetensi lintas budaya untuk menghadapi lingkungan kerja global.
Dari Ruang Kelas Menuju Pengalaman Internasional
KKN Internasional 2026 menjadi bagian penting dalam menghadirkan proses pendidikan yang lebih kontekstual bagi mahasiswa Teknik Industri UYP. Thailand menjadi laboratorium sosial bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai yang diperoleh selama perkuliahan dalam kehidupan masyarakat secara langsung.
Melalui Painting the Beauty of Qur’an, mahasiswa juga memperoleh pengalaman mengenai multicultural engagement, yaitu kemampuan untuk berinteraksi, berkolaborasi, dan memberikan kontribusi positif di tengah lingkungan sosial dan budaya yang berbeda.
Kegiatan sederhana melalui seni dan nilai Al-Qur’an tersebut pada akhirnya memiliki makna yang lebih luas: membangun kreativitas, memperkuat karakter religius, meningkatkan kompetensi sosial mahasiswa, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa ilmu pengetahuan harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui pelaksanaan KKN Internasional 2026, Program Studi Teknik Industri Universitas Yudharta Pasuruan terus mendorong terciptanya suasana akademik yang tidak terbatas pada ruang perkuliahan, tetapi berkembang melalui pengabdian, pengalaman internasional, kolaborasi lintas budaya, serta pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning).
Dengan semangat Produktivitas Berkelanjutan Berbasis Religius Pluralistik, mahasiswa Teknik Industri UYP diharapkan tumbuh menjadi calon industrial engineer yang kompeten, adaptif, kreatif, berkarakter religius, menghargai keberagaman, serta mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat pada tingkat lokal maupun global.
Teknik Industri Universitas Yudharta Pasuruan
Produktivitas Berkelanjutan Berbasis Religius Pluralistik
From Local Values to Global Impact
